Jakarta,TAMBANG,- Anak perjuangan PT ABM Investama,Tbk (ABM) yang bergerak di bidang kontraktor pertambangan PT Cipta Kridatama (CK) berhasil menjangkau perpanjangan kontrak dengan PT Dizamatra Powerindo (DMP). Nilai kontraknya meraih Rp 1.65 Triliun untuk lima tahun.
Direktur Utama CK Feriwan Sinatra menjelaskan, CK terus berusaha menjawab tantangan bisnis di sektor energi dengan memutuskan arah yang sempurna untuk memajukan kinerja secara berkesinambungan. “Perpanjangan persetujuan dengan DMP ini ialah bab dari taktik jangka panjang CK biar dapat menjadi kontraktor pertambangan yang semakin kompetitif dan mempunyai bisnis yang berkelanjutan menuju World Class Mining Contractor,” terang Feriawan.
Lokasi kerja pertambangan CK di site DMP ada di Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan. Dalam akad kerjasama tersebut, CK akan melaksanakan penambangan Lapisan Tanah Penutup atau Overburden Removal dan penyewaan (rental) unit alat berat untuk keperluan operasional DMP dalam mencapai target sekitar 32 juta bank cubic metre (BCM) untuk durasi perjanjian selama 5 tahun.
Dari volume Overburden Removal tersebut DMP menargetkan produksi sekitar 11 juta ton kerikil bara. Target rata-rata produksi Overburden Removal yang dilaksanakan CK sekitar 6 juta BCM setiap tahun sehingga jumlah produksi watu bara DMP menjadi sebesar 2,2 juta ton per tahunnya.
Feriwan juga menambahkan bahwa operasional CK di proyek DMP pastinya akan disokong sarat oleh perusahaan-perusahaan di bawah naungan Grup ABM dan Tiara Marga Trakindo mirip Trakindo, PT Sanggar Sarana Baja, Grup PT Cipta Krida Bahari dan lain-lain. “Kami optimistis mampu menjalankan operasional yang unggul serta mampu menunjukkan hasil yang terbaik bagi DMP.” tambah Feriwan.
Sebagaimana diketahui, CK ialah perusahaan kontraktor tambang, anak perusahaan PT ABM Investama,Tbk. Sementara ABM yakni perusahaan investasi strategis bidang sumber daya energi, jasa energi, dan infrastruktur yang masih ialah bagian dari kelompok perjuangan PT Tiara Marga Trakindo.
CK didirikan 8 April 1997 dan tumbuh pesat menjadi perusahaan jasa pertambangan dengan mengerjakan berbagai lahan tambang batubara milik sejumlah pelaku bisnis pertambangan. Kontribusi positifnya menempatkan CK sebagai salah satu penyedia jasa pertambangan nasional ternama dengan dukungan para tenaga kerja profesional yang terlatih, unit-unit alat berat berstandar internasional, serta penerapan sistem teknologi modern yang terintegrasi dari hulu sampai hilir.
Seiring mulai pulihnya perekonomian global, ABM optimis ke depannya tren di sektor pertambangan, utamanya kerikil bara akan terus tumbuh nyata. Berbagai strategi telah disiapkan guna mendorong tampilan Perseroan di sepanjang tahun 2021. Mulai dari memajukan sinergi dalam Grup PT ABM Investama,Tbk (ABM), mengembangkan volume dan kinerja operasional, melakukan cost review yang berkesinambungan, hingga mengeksplorasi peluang memperbesar cadangan kerikil bara.