Jakarta,TAMBANG, Perusahaan tambang tembaga dan emas PT Merdeka Copper Gold,Tbk (MDKA) telah menandatangani Joint Venture Agreement (JVA) terkait pembentukan perusahaan patungan pembuatan mineral. Modal mulanya USD90 juta dengan perhitungan kurs USD.14.000.
Dalam informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebutkan MDKA bersama PT Batuta Pelita Investama (BPI) Wealthy Source Holding Limited dan Eternal Thingshan Group Limited menandatangani JVA tersebut. BPI menguasai 80% dan Thingshan melalui afiliasi Wealthy 20%. Ada pun BPI merupakan anak usaha MDKA dengan kepemilikan saham 99,83 persen per September 2020.
“JVA dilaksanakan sehubungan rencana MDKA mendirikan perusahaan patungan,”jelas Corporate Secretary MDKA Adi Adriansyah Sjoekri.
Dalam JVA, para pihak akan membangun pabrik proyek Acid Iron Metal (AIM) di Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Sulawesi Tengah. Proyek AIM itu akan memproses bijih pirit dari proyek tembaga Wetar milik MDKA. Proyek AIM nantinya akan menjadi aset multi komoditas yang berumur panjang serta memperluas basis sumber daya tembaga Wetar perseroan.
Dampak pendirian perusahaan patungan tersebut jika sudah beroperasi akan menunjukkan potensi perhiasan pendapatan dan aba kepada Perseroan sebagai pemilik Iangsung daníatau tidak pribadi dan perusahaan patungan dan juga memperluas sumber daya tembaga proyek tembaga Wetar.