Jakarta, TAMBANG – Indonesia Energy & Engineering Virtual Expo (IEE V-EXPO) resmi digelar. Pameran virtual pertama di Indonesia yang melibatkan 5 sektor sekaligus ini, dibuka secara resmi oleh Staf Khusus Menteri ESDM, Irwandy Arif, Selasa (10/11).
Pameran tersebut diselenggarakan oleh PT Pamerindo Indonesia, perusahaan trade exhibition organiser komersial di Indonesia, dengan mendatangkan sektor pertambangan, konstruksi, beton, teknologi bangunan dan arsitektur.
“Acara ekspo virtual semacam ini telah menjadi penyelesaian untuk menjawab tantangan di periode pandemi, di mana kita dihimbau untuk menyingkir dari kerumunan dan keramaian. Dengan solusi festival virtual ini, kita tetap mampu menyelenggarakan acara-acara yang tujuannya untuk berkontribusi mendukung upaya pemulihan ekonomi kita,” tutur Irwandy dikala menyampaikan sambutan pembuka.
Dalam potensi yang serupa, Events Director Pamerindo, Lia Indriasari memastikan, IEE VExpo diperlukan mampu menjadi platform festival yang terjangkau, kondusif, dan efektif. Dengan begitu, semua pihak di sektor ini mampu saling bersinergi untuk tetap eksis, membangun jaringan, dan membuat lebih mudah dalam melaksanakan roda bisnis secara berkesinambungan.
“Bagi para akseptor bazar, hal ini tentunya menjadi pengalaman gres dalam berpameran dan berinteraksi online dengan para pengunjung. Peserta bazar juga mampu mendapatkan data pengunjung yang komprehensif dan akurat yang bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan data-data potential buyer,” ujarnya.
Sebagaimana diberitakan oleh tambang.co.id sebelumnya, hadirin ekspo ini tidak dipungut biaya alias gratis. Pengunjung dapat menikmati bazar hanya melalui satu genggaman perangkat telekomunikasi mirip smartphone atau laptop.
Lebih lanjut, festival ini menerima dukungan dari sejumlah pemain besar di dunia pertambangan yang turut serta ikut di ajang IEE V-EXPO 2020 mulai dari XCMG Group Indonesia, Gaya Makmur Tractors, Hexindo Adiperkasa, Sandvik Mining and Construction Indonesia, Indo Traktor Utama, Bosch Rexroth, Catroller dan sejumlah pemain besar yang lain.
Nama-nama besar di industri konstruksi juga memperlihatkan derma mirip Wi Sakatomo, Husqvarna, Proceq, Mitra Citrajasa, Leica Geosystems Indonesia, dan banyak pemain konstruksi lain yang ikut serta dalam pameran ini.
Selain didatangi oleh para pemain utama di sektor pertambangan dan konstruksi, IEE V-EXPO 2020 juga menggelar 20 sesi talk series atau webinar selama 4 hari.
Di hari pertama atau pada tanggal Selasa (10/11) ada talk series bertajuk ‘Perencanaan Infrastruktur Nasional dalam Menanggapi Potensi Bencana’ untuk infrastructure talk pada pukul 10.30.12-00 WIB.
Masih di hari yang serupa, talk series akan dilanjutkan dengan tajuk ‘Solusi Arsitektur dan Penanggulangan Bencana’ untuk architecture talk pada pukul 13.00-14.00 WIB.
Kemudian dilanjutkan dengan topik ‘Prospek Sektor Pertambangan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global” untuk mining talk’ pada pukul 15.30-17.00 WIB. Webinar ini diselenggarakan berkerjasama dengan Majalah TAMBANG.
Untuk mendapatkan terusan menjelajahi ‘The 1st Virtual Exhibition in Indonesia Covering 5 Major Sectors’, pengunjung mampu melakukan registrasi di www.ieevexpo.com, pilih daftar sebagai hadirin, isi data diri, dan pengunjung akan mendapatkan email konfirmasi atas pendaftarannya.
Pengunjung yang sudah mendaftar dapat melihat produk-produk yang dipamerkan oleh penerima (exhibitor) di stand online IEE V-EXPO 2020. Peserta dapat terhubung lewat live call atau live chat dengan pengunjung atau pembeli.
Dalam proses tersebut, para pengunjung yang telah memutuskan untuk melaksanakan pembelian mampu melakukan reservasi terhadap akseptor jikalau telah terjadi akad transaksi.