JAKARTA, TAMBANG – Dalam proses Transisi energi, penggunaan kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) diperlukan untuk mempertahankan ketersediaan energi di abad mendatang dan memperbaiki neraca jual beli, dengan meminimalkan ongkos impor energi.

Dalam mewujudkan hal tersebut, PLN terus mengakselerasi pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) selaku support system eksistensi kendaraan elektrik tersebut. Terbaru, PLN mengoperasikan SPKLU pertama di Sumatera Barat (Sumbar).

Sekretaris Daerah Sumatra Barat, Hansastri menyampaikan, pengoperasian SPKLU oleh PLN ini sejalan dengan misi pemerintah Sumbar mendorong percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai untuk transportasi jalan, dalam rangka meraih kenaikan efisiensi energi, ketahanan energi, konservasi energi di sektor transportasi, serta terwujudnya penggunaan energi higienis.

‘’Semoga ini menjadi awal yang baik untuk percepatan acara penggunaan kendaraan bermotor listrik di Sumatra Barat,’’ jelas Hansastri, dikutip Kamis (13/1).

SPKLU diresmikan pribadi oleh Direktur Regional Sumatera dan Kalimantan (Diregsumkal), Adi Lumakso dan General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Barat  (UIW Sumbar), Toni Wahyu Wibowo serta Gubernur Provinsi Sumatera Barat yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Sumatra Barat, Hansastri, Selasa (11/1) di halaman Kantor UIW Sumbar.

Menurut Hansastri, Pemprov Sumbar berniat mengawali penggunaan kendaraan beroda empat listrik untuk kendaraan dinas. Dia pun mengapresiasi gebrakan PLN dengan pengerjaan SPKLU di barat pulau sumatera itu.

‘’Jika telah memperoleh harga yang cocok anggaran, maka kami akan secepatnya realisasikan rencana tersebut,’’ sebutnya.

Diregsumkal PLN, Adi Lumakso memberikan, transisi energi dengan memakai kendaraan listrik dibutuhkan untuk menjaga ketersediaan energi di abad mendatang dan memperbaiki neraca perdagangan, dengan meminimalisir ongkos impor energi.

‘’Kendaraan listrik sejalan dengan misi industri non emisi yang sedang digalakkan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia. Pada pertemuan G20 dan COP26, Indonesia mencanangkan Net Zero Emission pada 2060 sehingga diperlukan percepatan acara transisi ke penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan utamanya transportasi melalui akselerasi penggunaan kendaraan listrik,’’ ungkap Adi.

Sementara itu, General Manager PLN UIW Sumbar, Toni Wahyu Wibowo mengatakan, SPKLU yang diberi nama SPKLU PLN UIW Sumbar 01 ini diharapkan dapat menjadi pioner stasiun-stasiun pengisian daya kendaraan berlistrik selanjutnya di lingkungan Sumatra Barat, dalam mendukung kemajuan penggunaan kendaraan listrik yang cepat atau lambat akan menjadi kendaraan di kala yang hendak tiba.

‘’PLN siap berkolaborasi dengan seluruh stakeholder baik itu Pemerintahan Provinsi dan Daerah, seluruh Instansi Pemerintahan, BUMN, BUMD dan lain sebagainya melalui partnership penyediaan SPKLU berbasis Sharing Economy Model,’’ tutur Toni.

SPKLU ini memiliki daya tersambung 82,5 kVA dengan tegangan nominal 380 Volt. Panjang shelter stasiun 1,37×0,58 meter dapat memuat 2 kendaraan beroda empat listrik sekaligus untuk pengisian serempak. Dilengkapi dengan teknologi fast charging berdaya DC 50 kW dan AC 22 KW, membuat pengisian dari 0 persen hingga penuh atau 100 persen melalui SPKLU hanya membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam untuk kapasitas baterai kendaraan listrik rata-rata dikala ini.

Toni menjelaskan, beberapa kelebihan memakai kendaraan listrik, dari sisi biaya operasional, kendaraan listrik terbukti lebih ekonomis sekitar 60 persen.

“Sementara dari segi perhitungan emisi, kendaraan listrik condong lebih ramah lingkungan dibandingkan kendaraan konvensional,” imbuhnya.

Hadir pula dalam peresmian, pimpinan instansi dari Dinas ESDM dan Dinas Perhubungan Sumbar, jajaran Executive Vice President (EVP) PLN Regsumkal, serta Pengurus Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Sumbar.

Butuh Bantuan Atau Pertanyaan?

Achmad Hino siap membantu Anda dengan memberikan pelayanan dan penawaran terbaik.

WeCreativez WhatsApp Support
Tim dukungan pelanggan kami siap menjawab pertanyaan Anda. Tanya kami apa saja!
👋 Halo, Ada Yang Bisa Dibantu?