Aman, Pasokan Bbm Jalur Pulang Kampung Lintas Jawa

Jakarta, TAMBANG – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bareng Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati, memastikan kesiapan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di lintas Jawa akan berlangsung tanpa kendala.

 

Kepastian ini diungkapkan, setelah Jonan dan Nicke mengawasi kesiapan logistik BBM di di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di rute Surabaya – Semarang, yakni SPBU 575B Ngawi dan SPBU 519B Solo. Kedua SPBU tersebut sudah beroperasi dan mampu melayani kebutuhan BBM masyarakat yang akan bepergian melintasi jalur tol.

 

Jonan mengungkapkan SPBU yang berada di ruas tol Surabaya – Semarang telah baik dan mampu memenuhi kebutuhan bahan bakar pemudik.

 

“Berdasarkan pantauan, sejauh ini sudah optimal. Kalau tadi dari Surabaya sampai ke Ngawi sekitar 160 kilo meter (km). Kurang lebih 100 km 1 SPBU itu cukup,” terperinci Jonan, dalam informasi resminya, Senin (13/5).

 

Jonan mengimbau, semoga para pemudik yang memakai kendaraan eksklusif roda empat mengisi BBM apalagi dahulu sebelum memasuki jalur bebas hambatan. Ini dilakukan untuk menangkal hal-hal yang tidak diharapkan terjadi ketika berada di jalan tol. Misal, terjadi kemacetan sampai kehabisan bahan bakar.

 

“Untuk penduduk yang pulang kampung memakai jalan tol, seharusnya waktu berangkat diisi. Kalau tak inginisi sarat , sekurang-kurangnyadiisi 3/4. Begitu juga dengan pulangnya,” jelas Jonan.

 

Secara keseluruhan, di sepanjang jalan tol dari Jakarta hingga Surabaya, disiapkan 54 SPBU besar tergolong 10 SPBU gres dan 16 SPBU sementara. SPBU sementara ini cuma beroperasi saat puncak pulang kampung dan puncak arus balik, adalah H-15 hingga H+15.

 

Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik di jalan tol yang sudah banyak tersambung, Nicke Widyawati menerangkan bahwa PT Pertamina sudah memprediksi hal ini.

 

Selain membangun SPBU gres dan SPBU sementara, juga disiapkan fasilitas penunjang yang lain mirip 200 motorist (motor pengantar BBM), mobile storage atau kantong BBM, dan kiosK Pertamax.

 

“Kita telah perhitungkan. Kita prediksi kenaikannya dari tahun kemudian. Untuk itu kita menambah SPBU, baik yang permanen maupun yang sementara, akan lebih banyak dibanding waktu normal. Tadi Pak Menteri telah sampaikan sekitar setiap 100 km kita siapkan SPBU,” ujar Nicke.

 

Untuk jalan tol yang berada di wilayah Jawa Tengah disiapkan enam SPBU, 15 Kios Pertamax, enam Serambi Pertamax, 45 SPBU Kantong dan 60 motorist.

 

“Walaupun kita prediksi tidak akan terjadi kemacetan di jalan tol, kita tetap akan siapkan motorist-motorist ini seperti tahun lalu,” ucap Niken.

 

Pertamina menjamin bahwa 2 minggu sebelum Idulfitri Idul Fitri, seluruh SPBU telah beroperasi sarat , dengan kapasitas rata-rata tanki 60 kilo liter (kl).

 

Sedangakan untuk ruas tol Jawa Timur dibuka 5 SPBU besar dengan rata rata jumlah nozzle 27 hingga 37 buah. Disamping itu akan dioperasikan juga 7 SPBU sementara atau mobile dispenser yang dilengkapi nozzle. SPBU ini berkapasitas 24 ribu liter sampai 32 ribu liter.