Aset Jrbm Kembali Dibakar, Pelakunya Masih Dikejar

Jakrta,TAMBANG, Aksi anarkis lagi-lagi terjadi atas aset milik PT J Resources Bolaang Mongondow (PT JRBM), di Desa Bakan, Kecamatan Lolayaan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Propinsi Sulawesi Utara. Paling anyar terjadi pada , Selasa (11/8) berupa pembakaran atas mess karyawan di area Blok C1.

Dari kronologis yang diperoleh, kejadian pembakaran ini terjadi pada dini hari sekitar pukul 03.23 Wita. Beberapa perabot seperti AC, Kasur bahkan seragam Brimob yang bertugas di lokasi tersebut ikut terbakar. Untung saja tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian balasan peristiwa ini diperkirakan sebesar Rp 50 juta. Apabila ditotal dengan peristiwa pembakaran pertama dan kedua diperkirakan meraih Rp.350 juta.

Pada ketika insiden pembakaran ini terjadi, disangka pelaku melarikan diri kearah Kebun Air Pana. Sayangnya ketika dikerjakan pengejaran, tidak didapatkan. Aksi pengrusakan serta pembakaran ini ialah kali ketiga dalam tiga pekan berturut-turut dan terjadi pada hari yang sama.

Sebelumnya, Selasa (4/8) sekitar pukul 05.30 WITA, aksi pembakaran dilaksanakan di bangunan workshop. Ada 1 unit kendaraan beroda empat operasional milik perusahaan yang dibakar. Kerugian yang ditimbulkan ditaksir mencapai Rp 200 juta.

Kemudian dua pekan sebelumnya pada Selasa (28/7) juga terjadi tindakan pengrusakan dibarengi pembakaran pada bangunan di mess Blok C1 Desa Bakan. Kerugian diperkirakan meraih 100 juta rupiah. Melalui pihak perusahaan, pelaku pun telah dilaporkan ke pihak Kepolisian dan pada dikala kejadian pengrusakan dan pembakaran, ada saksi yang melihat pelaku sehingga bisa menjadi barang bukti pelaporan ke kepolisian.

Dari aneka macam isu yang beredar pelaku anarkis tersebut sudah diidentifikasi dan dihimbau untuk segera menyerahkan diri. Kapolres Kotamobagu AKBP Prasetya Sejati lewat Kasubag Humas Iptu Rusman Saleh minta para pelaku segera menyerahkan diri. “Kami minta pelaku secepatnya serahkan diri,” ujarnya.

Informasi yang diperoleh satu pelaku di peristiwa pertama sudah berhasil diamankan. Sementara lainnya masih DPO.

Tokoh Masyarakat Bolaang Mongondow Firasat Mokodompit saat dimintai tanggapannya mengaku prihatin atas tindakan anarkis ini. Firasat menganggap jika tergolong tindakan pidana maka masuk dalam ranah hukum. “Jika ada indikasi pidana yang dilakukan oknum maka ditempuh jalur hukum agar ada imbas jera,” ungkap Firasat.

Sementara Manajemen PT J Resources Asia Pasifik, Tbk (PSAB) menyesalkan tindakan pembakaran tersebut dan menyerahkan sepenuhnya pada Aparat Keamanan untuk mengambil langkah-langkah hukum. “Kami sungguh menyesal dengan berulang kalinya tindakan pembakaran atas asset milik perusahaan. Apalagi ini untuk ketiga kalinya di waktu yang nyaris bersama-sama. Sebagai yang taat aturan, Kami serahkan sepenuhnya pada pihak Kepolisian dalam hal ini Polres Kotamobagu untuk mengambil langkah hukum,” ungkap Edi Permadi, Direktur Utama PT J Resources Asia Pasifik,Tbk (PSAB), Induk perjuangan dari JRBM.