B30 Siap Diimplementasikan Permulaan Tahun Depan

Jakarta, TAMBANG- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif akan mengoptimalkan kesempatanenergi baru terbarukan (EBT) yang dimiliki Indonesia. Salah satunya dengan mengimplementasikan biodiesel 30 persen (B30) di permulaan tahun depan.

 

“Untuk B30 telah siap, ini tinggal (memutuskan) suplainya, tinggal dilakukan,” ungkap Arifin dalam informasi resmi, Senin (4/11).

 

Kesiapan yang disampaikan Arifin ini tak lepas dari hasil uji coba penggunaan B30 pada kendaraan bermesin diesel. Setelah diluncuran pada 3 Juni 2019, uji jalan memakai B30 dilakukan pada kendaraan uji kurang dari 3,5 ton dan lebih dari 3,5 ton.

 

Hasilnya, pada kendaraan uji kurang dari 3,5 ton menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan pada kinerja kendaraan yang memakai materi bakar B30 dibandingkan dengan B20 yang sudah diimplementasikan selama ini. Sementara untuk kendaraan besar (lebih dari 3,5 ton) masih menyelesaikan tahapan uji jalan.

 

Arifin menuturkan, peralihan dari satu tahap ke tahapan lainnya memerlukan proses dan evalusi yang berkesinambungan.

 

“Memang Kita harus stepping, harus bertahap. B30, B40, B50 itu harus dicek kesesuaiannya dengan pemakaian. Ini kita mesti menjaga kualitas ketika di transportasi, tingkat security-nya. Nilai bakarnya dan sebagainya atau engine akan berurusan,” lanjut Arifin.

 

Sebagai info, road test B30 ini dijalankan Badan Litbang ESDM dengan melibatkan banyak sekali stakeholder terkait antara lain, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI), PT Pertamina (Persero) dan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

 

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo pada Rapat Terbatas (Ratas) tentang Penyampaikan Program dan Kegiatan bidang Kemaritiman dan Investasi, di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (30/10), kembali menekankan kebijakan energi baru terbarukan yang harus dipercepat lagi ke depannya. Terutama mandatori dari B20 menjadi B30, hingga ke B50 dan B100.