Buka Tambang Bijih Besi South Flank, Bhp Diapresiasi Perdana Menteri Mark Mcgowan

Jakarta, TAMBANG – Perusahaan pertambangan multinasional asal Australia, BHP memperbesar operasi tambang di Pilbara untuk menciptakan salah satu sentra bijih besi terbesar di dunia, yang dibutuhkan menciptakan 145 juta ton bijih besi per tahun.

Dalam pengoperasiannya, BHP mengklaim akan mengintegrasikan perkembangan terbaru dalam armada yang otonom, konektivitas digital, dan rancangan modular. BHP memberitahukan pada Mei 2021 bahwa tambang tersebut sudah berhasil memproduksi bijih pertamanya.

Bijih dari South Flank akan memasok pasar baja global untuk 25 tahun ke depan, untuk keperluan pembangunan infrastruktur listrik, angkutandan infrastruktur perkotaan di dunia.

Lebih dari US $3,6 miliar pekerjaan sudah diberikan untuk proyek South Flank dengan 41 persen diberikan terhadap bisnis Australia Barat, tergolong 37 persen kesepakatan untuk bisnis di daerah Pilbara.

Proyek ini meliputi pabrik pengolahan 80 juta ton per tahun, tata cara konveyor darat, kemudahan penyimpanan dan pemuatan kereta api, pengadaan armada penambangan baru dan pengembangan tambang yang substansial.

Proyek ini menciptakan lebih dari 9.000 pekerjaan selama konstruksi, dan diperlukan membuat lebih dari 600 tugas operasional selama era pakainya.

Tenaga kerja South Flank beragam dan sungguh terampil, dengan 40 persen wanita dan 15 persen staf operasional pribumi.

Komentar yang dikaitkan dengan Perdana Menteri Mark McGowan:

“Pembukaan tambang South Flank BHP senilai US $3,6 miliar ialah pola bagaimana sektor sumber daya Australia Barat menyiapkan kala depan dan menjadi tempat yang kondusif dan menarik untuk berinvestasi. Dari pergeseran tanah dengan BHP dan pemilik tradisional Banjima pada tahun 2018, aku telah melihat kesempatan yang diberikan proyek South Flank untuk Australia Barat,” jelasnya.

“Proyek ini sudah membuat, dan akan terus menciptakan, ratusan pekerjaan untuk warga Australia Barat, dan pekerjaan untuk bisnis setempat. Sangat menyenangkan melihat konsentrasi BHP dalam menawan dan mempertahankan tenaga kerja yang bermacam-macam dan cekatan. Proyek Flank Selatan menawarkan apa yang mungkin saat bisnis Australia Barat, besar dan kecil, diberi potensi untuk menyediakan barang dan jasa untuk proyek sumber daya skala besar di Pilbara.” tegas Perdana Menteri Mark McGowan

Komentar yang dikaitkan dengan Menteri Pembangunan, Pekerjaan, dan Perdagangan Negara Bagian Roger Cook:

“Investasi yang didorong oleh proyek-proyek mirip South Flank sangat penting untuk membuat lapangan kerja di Australia Barat dan mendukung bisnis setempat. Pemerintah McGowan berkomitmen untuk memutuskan Negara Bagian terus menjadi tujuan investasi yang kondusif dan mempesona. Saya berharap dapat melihat bijih besi dari South Flank diekspor ke seluruh dunia selama beberapa dekade mendatang,” ujarnya.

Komentar yang dikaitkan dengan Pilbara MLA Kevin Michel:

“Selamat kepada BHP atas potensi penting ini untuk South Flank. Memiliki fasilitas yang canggih secara teknis dan akan diketahui sebagai salah satu sentra bijih besi paling besar di dunia di sini, di sentra Pilbara, sangat penting untuk menempatkan kami di panggung global. Saya ingin melihat BHP terus berinvestasi pada orang-orang dan operasinya, dan memastikannya terus berlanjut untuk kawasan Pilbara di kala depan,” bebernya.