Bukit Asam Tebar Dividen Rp 835 Miliar

PT Bukit Asam Tbk memutuskan menebar dividen terhadap para pemegang saham sebesar Rp 835 miliar. Angka tersebut setara 35 persen dari keuntungan bersih perseroan pada tahun kemudian yang mencapai Rp 2,4 triliun. Keputusan pembagian dividen diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar hari ini, Senin (5/4).

Adapun struktur pemegang saham Bukit Asam terdiri atas MIND ID sebesar 7,59 miliar saham, pemegang saham yang lain sebanyak 3,58 miliar, Negara Republik Indonesia sebanyak 5 saham, dan saham treasury sebanyak 336,59 juta, dengan total saham beredar sebanyak 11,52 miliar. Dengan demikian, jumlah dividen per saham PTBA tahun buku 2020 sebesar Rp 74,55 per saham.

Berdasarkan pemantauan di Bursa efek Indonesia hari ini, nilai saham perusahaan Bukit Asam berada di level Rp 2.540. Dengan memakai asumsi harga terkini, maka dividen yield yang dihasilkan Bukit Asam sebesar 2,93 persen.

Sebagai perbandingan, jumlah dividen dan rasio pembagian dividen (dividend payout/DPR) Bukit Asam tahun 2020 mengalami penurunan dari tahun 2019. Tahun kemudian, emiten tambang batu bara ini membagikan dividen tunai tahun buku 2019 sebanyak Rp 3,65 triliun atau setara 90% dari keuntungan bersih tahun 2019 yang mencapai 4,06 triliun.

Bukit Asam membukukan penurunan pemasukan dan laba higienis tahun lalu. Emiten yang beroperasi di Sumatera Selatan ini membukukan pendapatan Rp 17,32 triliun, menurun 20,48 persen dibanding abad yang sama tahun sebelumnya yang meraih Rp 21,79 triliun.

Sementara dari sisi bottomline, PTBA mencatat laba higienis Rp 2,39 triliun, berkurang 41,17 persen dibanding kurun yang serupa tahun sebelumnya yang meraih Rp 4,06 triliun.