Bumi Raih Penghargaan Perusahaan Bisnis Terbaik Dan Ham

Jakarta, TAMBANG – PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) mendapatkan penghargaan Pioneering Rank Award dari Open Society Foundation dan Foundation for International Human Rights Reporting Standards (FIHRRST) untuk tata cara dan kinerjanya.

 

BUMI meraih penghargaan sebagai perusahaan terbaik di Industri pertambangan, logam, minyak dan gas (Migas).  Meraih posisi sebagai tiga perusahaan teratas, pada peringkat umum 100 perusahaan publik di Indonesia.

 

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly,  menyambut baik inisiatif yang dilaksanakan oleh organisasi penduduk sipil dalam bidang bisnis dan Hak Asasi Manusia (HAM). Menurut Yasonna, upaya FIHRRST dalam melaksanakan studi pemeringkatan terhadap 100 perusahaan publik layak dihargai.

 

“Diharapkan di kurun depan observasi ini dapat disinkronkan dengan acara pemerintah untuk meraih perkembangan ekonomi untuk kemakmuran rakyat,” ungkap Yasonna lewat keterangan resmi, Rabu (24/7).

 

Ketua FIHRRST Marzuki Darusman mengatakan, studi peringkat ini hanya merupakan langkah awal yang dibutuhkan untuk dijalankan setiap tahun. Upaya untuk mengembangkan hak asasi manusia dan mendorong korporasi untuk menghormati hak asasi manusia adalah misi nasional. Oleh alasannya adalah itu, balasan eksklusif dari pemerintah pada studi peringkat ini, penting untuk menawarkan janji pemerintah untuk melindungi hak asasi insan.

 

“Sebagai suatu yayasan, kami terus mendorong perusahaan untuk mulai merujuk terhadap Prinsip-Prinsip Panduan PBB,” ungkap Marzuki.

 

Standar-patokan internasional tersebut menampung seperangkat janji tentang penerapan praktik-praktik HAM yang bagus, mirip pencegahan pekerja paksa, pekerja anak, antidiskriminasi, kesehatan dan keselamatan kerja untuk semua karyawan. Kemudian, kondisi kerja yang tepat, perlakuan yang bagus dari penduduk dan penduduk adat, pencegahan penggunaan kekerasan oleh pasukan keamanan, kebebasan berserikat, dan pencegahan kerusakan lingkungan.

 

Director & Corporate Secretary BUMI, mengungkapkan, mereka sudah menyebarkan mekanisme uji tuntas hak asasi manusia sebagaimana dipersyaratkan oleh UNGP.

 

Penghargaan diberikan di Pullman Hotel Jakarta dan didatangi oleh Menkumham Yasonna Laoly, Organisasi dibawah naungan PBB, Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia Charles Michel Geurts, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, dan perwakilan dari 100 perusahaan publik yang ikut terdaftar dalam lomba. Lomba itu sendiri berjudul Ranking Ranking Bisnis dan Hak Asasi Manusia Indonesia (IdBHR).