Jakarta, TAMBANG – Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana melantik 23 orang Patriot Energi secara virtual, seperti dikutip dalam keterangan resmi, Senin, (27/9). Mereka nantinya akan bertugas selaku fasilitator masyarakat di desa-desa yang menjadi lokasi pembangunan PLTS Terpusat melalui proyek ACCESS .

ACCESS (Accelerating Clean Energy to Reduce Inequality) ialah sebuah proyek bareng United Nations Development Programme (UNDP) dan Kementerian ESDM serta disokong oleh Korea International Cooperation Agency (KOICA).

Proyek adonan ini rencananya akan membangun 23 pembangkit listrik tenaga surya komunal dengan total kapasitas 1,2 megawatts (MW). Saat ini, pembangunan konsentrasi di desa-desa yang tersebar di empat Provinsi, adalah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, dan Kalimantan Tengah.

Menurut Dadan, kedatangan para patriot energi yang baru dilantik ini dibutuhkan mampu bersinergi dan mengawal pembangunan PLTS tersebut. Dadan juga berpesan semoga mereka mampu menolong penduduk secara berdikari untuk mengelola sumber energi yang tersedia.

“Para patriot energi ini dibutuhkan juga dapat menjadi pemantik pergantian, utamanya bagi 0,8 persen kerabat-saudara kita yang belum menikmati listrik, mereka yang tinggal di 433 desa yang masih gelap gulita dan mereka yang tinggal 3.100 desa yang listriknya memakai lampu tenaga surya ekonomis energi” ujar Dirjen Dadan.

Lebih lanjut, Dadan berharap para patriot energi ini bisa mengidentifikasi potensi-peluanglokal yang bisa dimanfaatkan oleh penduduk dengan biaya yang kompetitif, manajemen yang sederhana, sehingga masyarakat di kawasan yang terpencil mampu mengorganisir energinya sendiri.

Sementara itu, Deputy Resident Representative UNDP Indonesia, Sophie Kemkhadze menyampaikan program kemitraan ini sebagai tindak lanjut kesungguhan pemerintah dan stakeholder dalam pengembangan energi higienis secara menyeluruh.

“Proyek ACCESS ini ialah salah satu pendekatan paling ambisius dalam pengembangan energi bersih alasannya adalah derma yang diberikan tidak cuma berbentukinfrastruktur pembangkit listrik tetapi disertai pembinaan dan sertifikasi untuk warga setempat sebagai operator serta pengembangan forum pengelola layanan listrik setempat”, ungkap Sophie.

Keberadaan patriot energi, kata Sophie menjadi sangat penting karena mereka akan mendampingi dan menolong penduduk setempat selama proses persiapan dan pelaksanaan. Termasuk nantinya mendokumentasikan seluruh aktivitas ini selaku pembelajaran bagi pengembangan kegiatan serupa. 

Butuh Bantuan Atau Pertanyaan?

Achmad Hino siap membantu Anda dengan memberikan pelayanan dan penawaran terbaik.

WeCreativez WhatsApp Support
Tim dukungan pelanggan kami siap menjawab pertanyaan Anda. Tanya kami apa saja!
👋 Halo, Ada Yang Bisa Dibantu?