Harga Komoditi Melonjak, Pnbp Sektor Minerba Tembus Rp. 51,81 Triliun

Jakarta,TAMBANG, Kenaikan harga batu bara dan mineral tambang memiliki efek nyata tidak saja pada perusahaan tambang. Negara pun mendapat berkah lewat penerimaan negara. Salah satunya dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang dilaporkan meningkat.

Data Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara,Kementerian ESDM menyebutkan hingga 18 Oktober 2021 total Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di sektor mineral dan batu bara telah mencapai Rp.51,81 triliun. “PNBP hingga 18 Oktober 2021 sudah meraih Rp.51,81 triliun atau 132,50% dari target tahun 2021,”jelas Direktur Penerimaan Mieral dan Batubara, Ditjen Minerba Muhammad Wafid.

Ia juga mengatakan tidak ada revisi sasaran PNBP tahun 2021 yang sudah ditetapkan pada permulaan tahun. Pemerintah memutuskan sasaran PNBP sektor Minerba tahun ini sebesar Rp.39,10 triliun. “Tidak ada pergeseran target PNBP yang telah ditetapkan pada permulaan tahun,”terang Wafid.

Melihat demam isu harga mineral yang masih berpeluang terus menguat, kontribusi PNBP sektor Mineral berpotensi akan terus bertambah.