Harga Masih Tinggi, Pln Sebut Ketersediaan Batubara Untuk Pltu Kondusif

Jakarta, TAMBANG – Meski tren harga global masih menunjukkan kenaikan, PT PLN Persero memastikan bahwa pasokan batu bara buat Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) untuk 20 hari kedepan sudah memadai.

Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo saat kunjungan ke PLTU Suralaya, Banten, Rabu kemarin.

“Pasokan batubara aman meskipun harga internasional naik terus, tetapi kami terus kerjakan monitoring day to day. Rata-rata stok watu bara kami yang sempat mengalami krisis, ketika ini di atas 21 hari, pasokan aman,” ungkapnya, dikutip Kamis (21/4).

Kepada Unit Induk Distribusi (UID) di seluruh Indonesia, Darmawan menyampaikan semoga mereka mampu menjaga tata cara kelistrikan dengan baik. Hal ini supaya tidak terjadi pemadaman ketika idul fitri nanti sehingga kegiatan ibadah berlangsung dengan khidmat.

“Rumah ibadah, lokasi salat Idul Fitri nanti kita jaga walapun di lapangan. Jangan sampai khatibnya sedang memberi khutbah terhenti gara-gara listriknya mati,” bebernya.

Selain rumah ibadah, PLN juga akan memprioritaskan kelistrikan untuk beberapa faislitas publik yang lain mirip rumah sakit, bandara, alun-alun, kantor gubernur, kantor bupati/walikota, istana negara, gedung MPR, pusat perbelanjaan dan lain sebagainya.

Sebagai isu, dikala ini kapsitas PLTU terpasang meraih 64,3 gigawatt (GW). PLN memprediksi beban puncak kelistrikan ketika Idul Fitri meraih 34,27 GW.

Karena itu, PLN juga tengah menyiapkan suplai cadangan dengan menyiagakan 918 unit Uninterruptible Power Supply  (UPS), genset maupun Unit Gardu Bergerak (UGB).

“Kami siap menghadapi Lebaran. Agar lebaran kali ini mampu berlangsung tanpa hambatan, listriknya hebat, tidak ada gangguan, tanpa ada pemadaman, “ tandas Darmawan.