Harum Energy Akuisisi 24,5% Saham Perusahaan Smelter Nikel

Jakarta,TAMBANG, Perusahaan tambang PT Harum Energ,Tbk kian serius menggarap tambang nikel. Setelah sukses mengakuisisi satu tambang nikel di Australia, kini perusahaan yang selama ini bergerak di pertambangan kerikil bara membeli saham perusahaan smelter nikel.

Dalam Keterbukaan Informasi yang disampaikan terhadap Bursa Efek Indonesia (BEI), emiten berkode saham HRUM ini lewat anak bisnisnya PT Tanito Harum Nickel telah berbelanja 256.603 saham gres milik PT Infei Metal Industry (IMI). Jumlah saham ini setara dengan 24,5 persen saham.

Perusahaan menggelontorkan dana sebesar USD68.600.000. Dana pembelian saham ini diperoleh dari akomodasi perlindungan sindikasi perbankan yang berisikan UOB Ltd, OCBC Ltd, DBS Bank Ltd dan PT Bank BTPN,Tbk. Transaksi tersebut telah dilaksanakan pada 19 Februari 2021.

PT Infei Metal Industry (IMI) sendiri ialah perusahaan smelter yang berbadan aturan Indonesia. Dijelaskan pula bahwa aksi korporaksi ini bermaksud untuk berbagi perjuangan hilir dari penambangan nikel guna mendapatkan nilai tambah.

Sebelumnya pada 28 Januari 2021 silam, PT Tanito Harum Nickel sudah membeli 24,287 lembar saham milik Aquila Nickel Pte.Ltd dalam PT Position. Jumlah ini setara dengan 51% dari seluruh modal ditempatkan dalam PT Position. Dana yang dikeluarkan perusahaan sebesar USD80.325.000.

PT Position yaitu perseroan terbatas  yang didirikan berdasarkan aturan yang berlaku di Indonesia dan mempunyai Izin Usaha Pertambangan nikel.