Jakarta,TAMBANG,- PT Timah,Tbk menempatkan lingkungan hidup selaku salah satu faktor penting dalam acara usahanya. Produsen timah terbesar dunia ini berkomitmen melaksanakan pengelolaan keanekaragaman hayati untuk menghemat pengaruh yang ditimbulkan dari aktivitas perjuangan pertambangan dan pemurnian timah.

Salah satunya dijalankan Unit Metalurgi (Unmet) Muntok yang melakukan upaya restorasi ekosistem. Upaya konservasi keragaman hayati (kehati) yang telah dijalankan salah satunya dengan memutuskan tempat Hutan Kota di sekeliling areal operasional.

Hutan kota yang terletak di Unmet Muntok seluas 2,2 hektar dikontrol pribadi oleh PT Timah. Selain selaku hutan kota tempat ini juga sekaligus taman koleksi banyak sekali jenis tumbuhan. Hutan kota PT Timah Tbk-Unmet Muntok juga ialah habitat beranekaragam jenis fauna yang memiliki tugas penting bagi keseimbangan ekosistem di dalamnya.

Tak sekadar mengurus, PT Timah-Unmet Muntok juga melakukan pemantuan khusus di Hutan Kota diantaranya melaksanakan pengukuran biomassa. Hal ini bertujuan untuk efektivitas dan donasi serapan karbon di udara dalam rangka pengendalian pencemaran. Berdasarkan monitoring dan penilaian di Hutan Kota Muntok yang telah dijalankan penghitungan biomassa maupun karbon pada pancang, tiang dan pohon. Hasilnya dimengerti total biomasa sebesar 408 ton/tahun, total stok karbon 192 ton/tahun, totap serapan CO2 704 ton/tahun.

“Keberadaan Hutan Kota di kawasan PT Timah-Unmet Muntok menunjukkan donasi yang cukup besar untuk meminimalisir emisi dari gas CO2. Adanya tumbuhan selaku penyimpan karbon mengakibatkan fokus karbon dioksida menurun. Oleh sebab itu, keberadaan hutan kota di tempat PT Timah Tbk-Unmet Muntok harus tetap terjaga dan terpelihara dengan baik,” ungkap Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk, Anggi Siahaan.

Hutan Kota yang berada di PT Timah Tbk-Unmet Muntok merupakan hutan kota industri yang berperan selaku penangkal polutan yang berasal dari acara industri berupa polutan padat, cair maupun gas. Fungsi lainnya dari hutan kota yaitu sebagai lokasi pelestarian plasma nutfah yang mendukung keanekaragaman tumbuhan, fauna dan ekosistem yang uga berfungsi sebagai penahan angin.

Di daerah Hutan Kota Muntok ini terdapat 51 jenis tumbuhan yang terdiri dari 26 jenis burung, 9 jenis serangga, 13 jenis binatang melata, dan tiga jenis mamalia. Di Hutan Kota ini juga terdapat satwa yang dilindungi adalah rajawali Bondol dan Sikep-madu Asia.

Berdasarkan hasil inventarisasi fauna yang dilakukan pada 2013, 2019 dan 2020 secara lazim memperlihatkan adanya peningkatan jumlah setiap taksa. Hal ini menerangkan bahwa Hutan Kota Muntok bisa menawarkan habitat yang baik secara ekologi bagi eksistensi mamalia, burung dan herpetofauna yang ditemukan. Namun, pada taksa burung diperoleh hasil kenaikan jenis yang signifikan.

“Tahun 2013 cuma didapatkan 14, lalu pada 2019 dalam temporal lima tahun didapatkan 19 jenis. Adanya peningkatakn jumlah jenis yang ditemukan sebesar lima jenis baru pada tahun 2019. Pada tahun 2020 dilakukan monitoring kembali didapatkan 26 jenis. Hal ini pertanda adanya penambahan tujuh jenis gres,” ujarnya.

Berdasarkan hasil inventarisasi di Hutan Kota PT Timah-Unmet Muntok ditemukan sebanyak 61 jenis tumbuhan dan 34 famili dengan total individu sebanyak 1.618. Jenis tumbuhan yang mempunyai jumlah individu terbanyak yaitu karet (Hevea Braziliensis) sebanyak 311, Jelutung (Dyera costulata) sebanyak 170 dan ubar (syzigium cerina) sebanyak 167.

Keberagaman tumbuhan dan fauna di Hutan Kota PT Timah – Unmet Muntok dibandingkan dengan tahun 2013 dan 2019 mengalami kenaikan jumlah jenis. Selain itu juga, adanya peningkatan indeks keragaman dari semua taksa yang dikaji.

“Hal ini menerangkan bahwa tempat hutan kota PT Timah-Unmet Muntok meyimpan kekayaan hayati yang tinggi dan bertambah setiap tahunnya. Kawasan ini tentu baik dari segi ketersediaan pakan, kawasan berlindung dan tempat berkembang biak bagi fauna,”tutupnya.

“Peningkatan stok karbon dan nilai serapan CO2 menjadi bukti bahwa daerah hutan kota muntok memiliki dampak faktual selaku penyerap karbon dan pemasokoksigen untuk keberlangsungan hidup ke depannya,” jelasnya.

Hutan Kota Unmet Muntok juga memiliki valuasi ekonomi diantaranya peluangkayu dengan volume 487 meter kubik dengan nilai Rp 1 miliar lebih, serapan karbon 703,76 ton dengan nilai Rp 10,5, kesempatangetah, ekstrak daun dan buah senilai Rp 301 juta, dan fauna dan nilai warisan spesies dilindungi yang terdiri 175 individu dengan nilai Rp 33,8 juta. Total nilai valuasi ekonomi di Hutan Kota Muntok sebesar Rp 1,3 miliar.

Kehadiran Hutan Kota Unmet Muntok, selain mempunyai fungsi ekologis, juga menjadi fasilitas kenaikan wawasan (penelitian mahasiswa), penyebaran informasi (studi banding) serta berkontribusi kepada masyarakat sekitar operasi, misal untuk menjadi tempat jogging dan olahraga yang lain, kawasan rekreasi, event-event bersama stakeholder dan wahana pendidikan bagi bawah umur.

Hutan Kota Unmet juga menjadi salah satu titik pantau penilaian adipura Kabupaten Bangka Barat. Sehingga PT Timah melakukan perawatan, pemeliharaan, pembersihan dan dukungan ekosistem, serta pendidikan lingkungan.

Sementara itu, Bupati Bangka Barat Sukirman turut mengapresiasi upaya PT Timah dalam mengelola Hutan Kota Muntok dalam menjaga ekosistem keaneragaman hayati dan juga lingkungan.

“Alhamdullillah PT Timah sungguh peduli dan bertanggungjawab dalam rangka melestarikan lingkungan hidup berhubungan dengan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat selama ini,” katanya.

Menurutnya, dengan pengelolaan hutan kota yang dilakukan PT Timah Tbk diperlukan mampu menjadi acuan bagi perusahaan lainnya dalam melaksanakan tanggungjawab lingkungan.

“Hutan kota hanyalah contoh kecil, impian kami terus dipertahakankan supaya mampu jadi acuan dan model bagi perusahaan lain,” katanya.

Menurutnya, sejauh ini sinergi dan kerja sama PT Timah Tbk dengan Pemkab Bangka Barat tidak cuma dalam pengelolaan tanggungjawab lingkungan, tetapi dari sisi CSR yang juga terus dilaksanakan,” ujarnya.

“Dapat kita lihat acara CSR yang telah diimplementasikan bagi pertumbuhan Pemkab Bangka Barat, ini mesti dipertahakan, terimakasih PT Timah dan berhasil senantiasa,” tutupnya.

Butuh Bantuan Atau Pertanyaan?

Achmad Hino siap membantu Anda dengan memberikan pelayanan dan penawaran terbaik.

WeCreativez WhatsApp Support
Tim dukungan pelanggan kami siap menjawab pertanyaan Anda. Tanya kami apa saja!
👋 Halo, Ada Yang Bisa Dibantu?