Jelang Pekan Pulang Kampung Lebaran, Sektor Esdm Terpantau Kondusif

Jakarta, TAMBANG- Memasuki pekan arus pulang kampung lebaran, Kementerian ESDM terus memutuskan pasokan dan distribusi energi terhadap masyarakat berlangsung dengan baik dan tanpa hambatan. Hal ini untuk memperlihatkan ketenangan dan ketentraman bagi penduduk ketika pulang kampung dan merayakan Idul Fitri 1440 H.

 

Dilansir dari laman resmi ESDM pada Senin (27/5), berdasarkan laporan harian Posko Nasional Sektor ESDM Hari Raya Idul Fitri 1440 H, hingga 26 Mei 2019 malam, penyediaan maupun distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM), Liquified Petroleum Gas (LPG), Gas Bumi untuk rumah tangga, dan listrik terpantau dalam keadaan aman.

 

Stok BBM dalam kondisi wajar , dengan coverage days untuk BBM jenis Premium 21 hari, Pertalite 22 hari, Pertamax/Akra 92 23 hari, Solar/Akrasol 26 hari, Kerosene 57 hari, dan Avtur 49 hari.

 

Sementara itu keadaan stok LPG juga terpantau dalam kondisi normal dengan jumlah stok sebesar 333,279 MT (metrik ton) dan realisasi penyaluran 24.336 MT dengan coverage days sekitar 15 hari.

 

Untuk sektor ketenagalistrikan, data tanggal 25 Mei 2019 periode beban puncak malam memberikan tata cara kelistrikan nasional dalam kondisi aman. Secara keseluruhan Daya Mampu Pasok Nasional sebesar 36.542,88 MW dan Beban Puncak sebesar 33.815,82 MW sehingga Kapasitas Cadangan Daya Nasional sebesar 2.727,06 MW. Tercatat empat metode kelistrikan dalam kondisi siaga, yaitu SBU (Sumatera Bagian Utara), Nias, Bima dan Ambon.

 

Terkait laporan kebencanaan geologi, dilaporkan terjadi gempa bumi pada 26 Mei 2019 pukul 12:37:57 WIB dengan magnitude 5,0 pada kedalaman 10 km dan berjarak 22 km timur bahari Keerom, Papua. Gempa tersebut juga mampu dinikmati di Jayapura dengan skala II-III MMI. Badan Geologi melaporkan bahwa gempa tersebut tidak memiliki peluang tsunami.

 

Posko juga melaporkan empat gunung api dalam status Siaga/Level III yaitu Gunung Agung, Gunung Sinabung, Gunung Karangetang dan Gunung Soputan. 16 gunung api status Waspada/Level II dan 49 gunung api status Normal/Level I.