Jakarta, TAMBANG – Direktur Utama PT Adhi Kartiko Pratama (AKP), Ense DC Solapung menyampaikan Laporan Realisasi Kewajiban Pengusaha kepada pekerjanya menyangkut Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 2022 terhadap Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Kadis Transnaker) Provinsi Sulawesi Tenggara. Hal ini dilangsungkan serentak dengan acara silahturahmi di Bulan Suci Ramadhan.

Berpedoman pada Permenaker No 6 Tahun 2016 dan Surat Edaran Menaker No M/1/HK.04/IV/2022, Ense membeberkan keharusan AKP bagi karyawannya terhadap Kadis Transnaker, La Ode M Ali Haswandi. AKP, kata Ense, sudah merealisasikan THR pada tanggal 14 April 2022.

Hal ini menarik minatKadis Transnaker dan jajarannya karena perlindungan THR mendahului ketetapan Pemerintah. Atas kebijakan ini, Kadis Transnaker mengapresiasi dan berterima kasih atas kebijakan ciamik tersebut.

“Adapun alasan pihak administrasi mengambil langkah tersebut, alasannya adalah tahun 2022 ini berdekatan dengan rangkaian Hari Raya Paskah bagi karyawan Kristen pada tanggal 15 – 17 April 2022. Sehingga menjadi moment yang baik bagi semua karyawan di AKP untuk diberikan THR nya mendahului penetapan Pemerintah”, kata Ense yang juga Ketua Bidang Perijinan Asosiasi Penambang Nikel Indonesia(APNI) ini, Selasa (26/4).

Dengan didampingi Kepala Cabang Kantor AKP Kendari, Irsan La Sudi dan Kabid Binwasnaker dan K3 Dinas Transnaker Prov Sultra, Hj Asnia Nidi, Ense merinci bahwa Pembayaran THR 2022 ini diberikan kepada karyawan AKP via transfer rekening payroll pada 14 April dan secara tunai-cas di site bagi yang tidak memiliki rekening bank pada 18 April 2022.

Menurut Haswandi, demikian biasa disapa, pembayaran THR diawal gres pertama kali terjadi di Sultra. Hal ini menciptakan beliau besar hati karena perusahaan memperhatikan betul nasib para pegawainya.

“Baru pertama kali terjadi di Provinsi Sulawesi Tenggara, sebab memang selama ini tidak pernah ada laporan atau informasi apapun soal hal konkret mirip ini. Lebih banyak soal demo-demo oleh oknum yang tidak dimengerti secara terang menuntut haknya dari para Pengusaha,” ungkap Haswandi.

Lebih lanjut, beliau berkomentar bahwa aksi demo kadang terjadi sebab ada kepentingan pihak tertentu yang membonceng dilema buruh. “Padahal, mungkin saja hal itu dirasakan oleh satu orang, tetapi momentnya dipakai oleh orang lain yang punya kepentingan lain,” ucap pria asal Pulau Muna ini.

Butuh Bantuan Atau Pertanyaan?

Achmad Hino siap membantu Anda dengan memberikan pelayanan dan penawaran terbaik.

WeCreativez WhatsApp Support
Tim dukungan pelanggan kami siap menjawab pertanyaan Anda. Tanya kami apa saja!
👋 Halo, Ada Yang Bisa Dibantu?