Kementerian Esdm Tentukan Pasokan Bbm Dan Lpg Aman Selama Lebaran 1442 H

Jakarta,TAMBANG,-Kementerian ESDM tentukan pasokan Bahan Bakar Minyak dan Liquid Petroleum Gas (LPG) kondusif selama Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Tutuka Ariadji saat melaksanakan kunjungan ke Command Center Pertamina. Ini ialah kemudahan pemantauan operasi Hulu dan Hilir Migas secara real time , Selasa (11/5) petang. Kunjungan ini dikerjakan untuk mengevaluasi stok BBM dan LPG selama kurun libur Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

“Dari data real time yang ditunjukkan, pasokan BBM dan LPG aman,” ungkap Tutuka.

Disebutkan bahwa ketahanan stok nasional untuk Premium mencapai 27,9 hari, Pertamax 24,7 hari dan Solar 21,3 hari. Sedangkan Pertalite ialah ialah pencampuran antara Pertamax dan Premium. Ketahanan LPG meraih 15 hari dan minyak tanah atau kerosene 80,6 hari. Sedangkan stok Avtur cukup untuk 76,3 hari.

Secara biasa , kondisi stok dan penyaluran BBM selama ramadhan dan libur idul fitri naik 9,2 hari dari rata-rata wajar . Penyaluran LPG naik 2,5 hari dari kondisi wajar dan penyaluran Avtur naik 1,4 hari dari rata-rata stok wajar .

Untuk menjamin kecukupan energi bagi penduduk , Pemerintah lewat PT Pertamina melakukan upaya-upaya, antara lain meningkatkan stok dan volume penyaluran BBM dan LPG sebagai antisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat di mana gasoline naik 8%, diesel naik 2%, LPG naik 5,4% dan avtur turun 3,8% dibanding rerata normal.

Upaya yang lain yakni menentukan produk BBM dan LPG dalam kondisi aman baik di Terminal BBM maupun Terminal LPG, serta di SPBU dan SPBBE. Total SPBU yang disiagakan berjumlah 7.469 terdiri dari 3.608 unit di Pulau Jawa dan 3.861 di luar Jawa. Sedangkan jumlah SPBBE yang disiagakan sebanyak 667, di mana biro PSO mencapai 4.152 dan non PSO 820. Untuk layanan avtur, tersedia 68 DPPU.

Pertamina juga mempertahankan ketersediaan pelumas di SPBI dan sarfas distribusi seperti 114 TBBM dan 23 TLPG.

Dalam melayani keperluan penduduk , Pertamina menawarkan layanan pelengkap BBM dan LPG mirip 148 unit mobil tangki stand by, 23 unit pertashop 193 motorist, 2 titik mobile dispenser, dqn 48.207 titik biro LPG dan outlet LPG siaga. Juga, cashless payment di semua titik layanan SPBU.