Mind Id Bagikan Paket Vitamin Untuk Ribuan Nakes Wisma Atlet

Jakarta, TAMBANG – BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID, atau Mining Industry Indonesia mendistribusikan vitamin, face shield dan hand sanitizer yang diperuntukkan bagi sekitar 2.500 tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet. Bantuan diserahkan secara seremonial virtual oleh Group CEO MIND ID, Orias Petrus Moedak kepada Panglima Komando Daerah Militer Jaya selaku Panglima Komando Tugas Terpadu (Pangko Gasgabpad) Mayor Jenderal Mulyo Aji.

“Distribusi vitamin dan alat kesehatan ini bertujuan untuk menolong para tenaga kesehatan yang bertugas di Wisma Atlet. Ribuan suplemen, masker dan faceshield ini dibutuhkan mampu menolong mempertahankan imunitas dan melindungi tenaga kesehatan” Orias Petrus Moedak melalui informasi resminya yang diterina tambang.co.id, Senin (12/7).

Vitamin yang distribusikan berisikan 774 boks vitamin C, 129 botol vitamin D3, 774 boks vitamin B Complex.

“Program ini juga ialah bentuk apresiasi dan terima kasih terhadap para tenaga kesehatan selaku garda terdepan dalam penanganan pasien COVID-19.” Tutur Orias.

Panglima Komando Daerah Militer Jaya, Mayor Jenderal Mulyo Aji menyatakan apresiasi atas program ini.

“Dalam keadaan PPKM Darurat ketika ini, sangat banyak jumlah pasien COVID-19 di RS Darurat Wisma Atlet sehingga membutuhkan tenaga kesehatan (Nakes) yang solid. Vitamin dan alat kesehatan yang diserahkan terhadap kami akan membentengi para Nakes secara maksimal” ujarnya.

Untuk dikenali, RS Darurat Wisma Atlet merupakan daerah strategis bagi penanganan COVID-19 yang harus dijaga secara maksimal. Diharapkan vitamin yang didistribusikan dapat menjaga imunitas tenaga kesehatan maupun personil Komando Tugas Gabungan Terpadu Jakarta selama merawat pasien COVID-19 di Wisma Atlet.

Sebagai isu, MIND ID dan seluruh anak usahanya pada tahun 2020 sudah merealisasikan dana sebesar Rp 57,49 miliar untuk melakukan acara-acara percepatan penanganan pandemi di aneka macam bidang mulai dari distribusi bantuan alat kesehatan, kontribusi paket bahan makanan pokok, sosialisasi adaptasi kebiasaan gres, serta bersinergi dengan pemangku kepentingan menyediakan sarana dan prasarana akomodasi penunjang penanganan COVID-19 di Indonesia.