Pemerintah Tetapkan Hip Biodiesel Sebesar Rp9.505 Per Liter

Jakarta,TAMBANG, Pemerintah dalam hal ini Kementerian ESDM lewat Direktorat Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) memutuskan Harga Indeks Pasar Bahan Bakar Nabati (HIP) Jenis Biodiesel untuk bulan Desember 2020. Biodiesel yang dicampurkan ke dalam materi bakar minyak dipatok sebesar Rp9.505/liter. Ada kenaikan Rp176/liter dari bulan November, yakni Rp9.329/liter.

Harga ini belum termasuk biaya angkut di masing-masing titik serah. “Besaran ini belum termasuk biaya biaya angkut di masing-masing titik serah,” jelas Kepala Biro Komunikasi, Layanan Komunikasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi di Jakarta pekan lalu.

Selain biaya biaya angkut yang besaran maksimalnya dikontrol besaran HIP juga disusun berdasarkan formula dari besaran konversi Crude Palm Oil (CPO) menjadi Biodiesel sebesar USD85/MT dengan faktor konversi sebesar 870 kg/m3. “Ini tertuang dalam Kepmen ESDM No. 182 K/10/MEM/2020 yang dikeluarkan pada bulan September kemudian,” lanjut Agung.

Dijelaskan pula khusus untuk rata-rata harga CPO Kharisma Pemasaran Bersama (KPB) selama masa 25 Oktober sampai 24 November 2020 meraih Rp9.705/kg. Untuk konversi nilai kurs memakai tumpuan rata-rata kurs tengah Bank Indonesia pada masa yang sama sebesar Rp14.357.

Ketentuan HIP BBN jenis Biodiesel ini efektif berlaku mulai tanggal 1 Desember 2020. HIP BBN sendiri ditetapkan setiap bulan dan dikerjakan evaluasi paling sedikit 6 bulan sekali oleh Direktur Jenderal EBTKE.