Pertamina Ep Asset 4 Raup Keuntungan Usd158 Juta

Banggai, TAMBANG- PT Pertamina EP Asset 4 Donggi Matindok Field berhasil meraup keuntungan bersih tahun 2018 sebesar USD158 juta atau sekitar 194 persen, dari target original USD82 juta.

 

“Khusus untuk Donggi Matindok Field sebagai lapangan dengan bikinan migas paling besar di Asset 4  sukses mencatat produksi gas rata-rata sebesar 98.6 MMSCFD, 109 persen kepada sasaran 2018 dan kondensat 920 BCPD, 113% terhadap sasaran 2018,” ujar General Manager Asset 4, Agus Amperianto, dalam keterangan resminya, Jumat (17/5).

 

Sementara perusahaan yang beroperasi di di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah ini, mencatatkan kinerja di TW 1 tahun 2019, Donggi Matindok Field bisa memproduksikan gas sebesar 99.7 MMSCFD, 1028 persen kepada sasaran 2019 dan buatan kondensat 854 BCPD, 109.4 persen kepada sasaran 2019.

 

“Produksi gas PT Pertamina EP secara nasional sekitar 970 MMSCFD, dan Donggi Matindok Field menyumbang bikinan 10 persen dari total buatan. Tentunya hal ini memberi pengaruh kasatmata bagi perusahaan,” kata Direktur Operasi & Produksi PT Pertamina EP, Chalid Said Salim.

 

Untuk menjamin keberlangsungan industri hulu migas, PT Pertamina EP terus kasar mencari dan memperbesar cadangan. Pada bulan April 2019 yang kemudian, PT Pertamina EP sukses menemukan cadangan gas di Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Melalui hasil pengeboran sumur eksplorasi Morea – 001 (MOR-001) dengan kedalaman tamat 2.300 meter.

 

“Tim Exploration Drilling Morea-001 melakukan uji buatan dengan Drill Stem Test (DST) pada batuan karbonat Formasi Mentawa. Dari pengujian tersebut mengalir gas sekitar 10 juta kaki kubik per hari dan diperkirakan akan lebih besar lagi,” tambah Chalid.

 

Tahun 2018 kemudian, dari hasil pengeboran sumur eksplorasi Wolai di area yang serupa, Pertamina EP memperoleh Sumber daya kontinjen (contingent resources) sekitar 250 miliar kaki kubik gas ditambah beberapa juta barel minyak.