Pertamina Ep Bantu Atasi Karhutla Di Sumatera Dan Kalimantan

Jakarta,TAMBANG, Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kalimantan dan Sumatera sudah menyebabkan kepulan asap. Pemerintah pun berupaya optimal untuk memadamkan api.  PT Pertamina EP, anak usaha PT Pertamina (Persero) sekaligus kontraktor kesepakatan kerja sama (KKKS) di bawah pengawasan SKK Migas pun turut ambil bagian.

 

Pertamina EP membantu Pemerintah kawasan dalam mengatasi bencana kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di beberapa daerah, antara lain di Provinsi Riau, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Utara.

 

Di Provinsi Riau, melalui PEP Asset 1 Lirik Field, telah dikerjakan pemasangan jembatan sementara sebagai akses jalur pemadam kebakaran di Desa Seko Lubuk Tigo. Juga memberi pemberian konsumsi untuk tim pemadam kebakaran selama 8 hari, sewa alat berat selama 5 hari untuk pengerjaan 10 titik embung sumber air dengan luasan 2,5 m pada sekitar area kebakaran di Desa Seluti. Kemudian sumbangan pemadaman di Desa Seko Lubuk Tigo, Lirik pada Kamis (12/9) di sekitar SP 2 PEP Lirik antara pukul 22.00 – 03.00 WIB.

 

Perusahaan juga membantu memasang rambu-rambu pencegahan pembakaran lahan di Kelurahan Ukui & Desa Ukui 2, Back up Kecamatan Koto Gasib (utamanya) dan Kabupaten Siak (lazimnya ) dalam penanganan kebakaran di areal luar tempat hutan. Seperti melaksanakan pemadaman di km 6 dan lahan warga.

 

Selanjutnya akan dilaksanakan pembagian masker di Kabupaten Pelalawan kerjasama dengan Dinas Sosial Kabupaten Pelalawan serta Pembuatan posko kesehatan di Kecamatan Koto Gasib, Siak kerjasama dengan Puskesmas Koto Gasib.

 

Di Provinsi Sumatera Selatan, melalui Asset 1 Ramba Field menolong pemadaman api di Desa Babat Ramba Jaya pada hari Kamis, 12 September 2019. Bantuan pemadaman karhutla di Desa 108, Kecamatan Babat Supat Kabupaten Musi Banyuasin pada hari Minggu, 15 September 2019.

 

Dan bersama Asset 2 Pendopo Field memberi dukungan BBM Solar 4.000 liter untuk alat berat seruan dari Pemerintah Kabupaten Banyuasin sesuai dengan isyarat SKK Migas Sumbagsel.

 

Asset 2 juga turut menyiagakan Tim Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) untuk penanggulangan Karhutla di daerah Desa Tanjung Bulan, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Titik api terlihat pada tanggal 13 September 2019 dan sampai sekarang masih dapat diatasi. Tim PKD akan siaga di lokasi untuk mempertahankan apabila terjadi kondisi darurat di sekeliling titik api.

 

Di Kalimantan Utama melalui Asset 5 Tarakan Field dengan Organisasi Penanggulangan Keadaan Darurat Tarakan Field (OKPD) sepanjang tahun 2019 sudah membantu pemadaman karhutla sebanyak dua puluh empat titik. Seluruh pemadaman mampu diatasi lewat alat dan sarana milik Tarakan Field seperti fire truck dan fire jeep.

 

Hermansyah Y Nasroen, Public Relation Manager Pertamina EP, menjelaskan Pertamina EP akan berusaha untuk mendukung pemerintah dalam menangani kebakaran hutan yang berada di sekitar wilayah kerja Perusahaan.

 

“Saat ini kegiatan operasi Perusahaan masih berjalan mirip biasa, tentunya kami akan mengembangkan kewaspadaan semoga imbas kebakaran tidak menghipnotis operasional, khususnya terhadap fasilitas produksi dan sumur di lokasi,” ujarnya.

 

Herman menyebutkan pentingnya sinergi dengan pemangku kepentingan terkait. “Menghadapi suasana mirip ini dibutuhkan korelasi yang intensif dengan instansi lain supaya mampu berhubungan dan cepat bertukar info modern mengenai kondisi di wilayah kerja Perusahaan. Semoga keadaan karhutla dapat tertuntaskan dan dampak bagi penduduk luas, utamanya bawah umur, dapat ditanggulangi,” tutupnya.

 

PT Pertamina EP, anak perjuangan PT Pertamina (Persero) yakni perusahaan yang mempunyai peran mencari sumber minyak dan gas untuk mendukung ketahanan energi nasional ikut. Wilayah kerja Pertamina EP tersebar di lima asset dan 22 field di seluruh Indonesia sehingga terdapat banyak potensi Pertamina EP yang dapat terus dikembangkan.