Pertamina Ep Bunyu Field Kembali Bor Dua Sumur Pengembangan

Jakarta,TAMBANG,- PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field kembali melaksanakan pengeboran sumur ketiga dan keempat yakni Sumur B-2105 dan B-2109. Sebelumnya perusahaan yang jadi bab dari SubholdingUpstream Regional Kalimantan Zona 10 ini telah berhasil mengebor sumur pertama dan kedua. kegiata

Pengeboran sumur pengembangan ini merupakan wujud komitmen Pertamina Subholding Upstream Regional Kalimantan untuk terus berinvestasi dalam menjaga danmeningkatkan buatan migas yang penting dalam mendukung pencapaian sasaran produksi nasional. Pengeboran kedua sumur ini dibutuhkan mampu mengembangkan bikinan migas Bunyu Field yang ketika ini mencapai 4.529 BOPD minyak dan 7.951 MSCF gas. Kedalaman pengeborankedua sumur tersebut diperkirakan mencapai 2.700 mMD.

PJS Senior Manager Bunyu Field, Agung Setyawan, menjelaskan bahwa PEP Bunyu Field terus bersinergi dengan semua pemangku kepentingan terkait sehingga aktivitas pengeboran mampu berjalan tanpa hambatan dan sesuai dengan tata waktu yang ditentukan.

“PEP Bunyu Field tetap melaksanakan secara ketat protokol kesehatan di area pengeboran sesuaidengan prinsip perusahaan untuk selalu mengutamakan faktor HSSE dalam seluruh kegiatanoperasi dan bisnis migas. Selain itu, selaku bentuk rasa syukur Perusahaan atas aktivitas bor ini,PEP Bunyu Field menyerahkan santunan untuk 50 orang dhuafa di Kecamatan Bunyu berupauang tunai dan daging sapi,” tambah Agung.

Perwakilan Kecamatan Bunyu, Ahmad Santosa, menawarkan apresiasi atas kontribusi aktifPerusahaan bagi masyarakat Bunyu dan berharap akan kelancaran kegiatan pengeboran.“Semoga pelaksanaan pengeboran sukses dan tanpa gangguan dalam menciptakan minyak untukmeningkatkan bikinan nasional, yang (tentunya) menawarkan imbas pada peningkatanekonomi di tempat Bunyu,” tuturnya.

PEP Bunyu Field dan seluruh anak perusahaan di bawah pengelolaan Subholding UpstreamRegional Kalimantan akan terus bersinergi dan berkolaborasi untuk menciptakan energi yangselamat dan berkesinambungan. Hal ini penting untuk memutuskan bahwa operasi migas perusahaandapat mendukung ketahanan energi nasional dan kenaikan perekonomian masyarakatterutama di Kecamatan Bunyu, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara.