Pln Berhasil Pulihkan 99% Kelistrikan Di Tangerang

Jakarta,TAMBANG, Kerja cepat PT PLN (Persero) membuahkan hasil. Beberapa wilayah yang terdampak banjir mirip Karawang, Bekasi dan DKI Jakarta sukses dipulih ajaran listrik. Termasuk beberapa kawasan di Tangerang yang sebelumnya dilanda banjir. PLN masih akan terus bersiaga memantau tata cara kelistrikan pada daerah terdampak.

Senior Manager Distribusi PLN Unit Induk Distribusi (UID) Banten, Muhammad Joharifin, mengungkapkan ketika ini PLN UID Banten telah merencanakan 7 posko penanganan recovery listrik, dengan menyiagakan 529 personil, dan 4 perahu karet menyebar di daerah Tangerang dan sekitarnya yang terdampak banjir.

Sampai dengan Minggu (21/2) sore pukul 19.30 WIB, PLN berhasil menyalakan 99 persen gardu distribusi dan juga 99 persen konsumen yang terdampak banjir.

“Sebanyak 316 dari 318 unit gardu distribusi yang terdampak banjir telah berhasil dipulihkan kembali. Dan juga sebanyak 79.493 pelanggan yang terdampak banjir sudah dinyalakan,” ungkap Joharifin.

PLN akan terus bersusah payah dan mengawasi keadaan di lapangan sejak cuaca ekstrem terjadi. Sisa konsumen yang masih padam akan secara sedikit demi sedikit dinormalkan menyaksikan keadaan di lokasi banjir. Jika semua jaringan listrik baik di segi warga maupun PLN telah dalam keadaan kering dan siap dialiri listrik maka siap untuk dinyalakan.

“Keamanan dan keamanan senantiasa menjadi prioritas utama PLN, sehingga kami memohon pengertiannya untuk para pelanggan PLN bahwa kami sementara harus memadamkan listrik di wilayah yang turut terdampak banjir demi keselamatan pelanggan. Petugas akan terus bersiaga dalam memonitor banjir, sehabis surut dan dipastikan aman gres listrik akan dinyalakan,” tandas Joharifin.

Wilayah di Tangerang yang belum menyala diantaranya Pinang Griya, Perumahan Regency, Perumahan Golden City residence dan sekitarnya, Perum Total Persada dan Duta Alamanda.

PLN terus memantau pertumbuhan situasi di lokasi-lokasi yang terdampak maupun berpeluang banjir untuk secara sigap mengambil langkah. PLN juga terus berkoordinasi dengan Pemda lokal untuk hal tersebut.

“Apabila air mulai masuk ke tempat tinggal, warga secara berdikari dapat mematikan listrik dari Mini Circuit Breaker (MCB) pada kWh meter. Selanjutnya warga mampu menghubungi PLN lewat aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123,” tutup Joharifin.