Puslitbang Tekmira Berikan Award Loyal Customer Kepada Lima Perusahaan

Jakarta, TAMBANG – Puslitbang Teknologi Mineral dan Batubara (tekMIRA) Kementerian ESDM menggelar Business Gathering bersama perusahaan pengguna jasa tekMIRA di Bandung, Rabu (4/12). Dalam program tersebut, Puslitbang tekMIRA menunjukkan penghargaan selaku bentuk apresiasi kepada perusahaan yang sudah setia memakai berbagai layanan jasa.

 

 

Puslitbang tekMira memberikan Award Loyal Customer terhadap lima perusahaan. Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan tekMIRA Hermansyah menyerahkan penghargaan tersebut terhadap PT Gemala Borneo Utama, PT Timah (tbk), PT Tanjung Alam Jaya, PT Kideco Jaya Agung serta PT PLN Pusat Sertifikasi (Pusertif).

 

 

Selain memperlihatkan apresiasi, Business Gathering kali ini juga menjadi ajang komunikasi dan memperkenalkan produk modern Puslitbang tekMira , yang mampu dimanfaatkan masyarakat dan industri. Salah satunya memberikan dorongan kuat untuk hilirisasi batu bara.

 

 

“Kami terus mengiklankan teknologi Underground Coal Gasification (UCG) untuk segera diimplementasikan,” ungkap Hermansyah dalam informasi resmi, Kamis (5/12).

 

 

Sebagai lembaga riset yang menangani penelitian, pengembangan, perekayasaan, pengkajian dan penerapan teknologi serta pelayanan jasa di bidang mineral dan kerikil bara, Puslitbang tekMira menyediakan beragam layanan jasa antara lain pengolahan dan pemanfaatan mineral, pembuatan dan pemanfaatan batubara, pertambangan serta layanan jasa pengujian laboratorium.

 

 

Para Koordinator Kelompok Penelitian dan Pengembangan (KP3), mempresentasikan beragam layanan jasa tersebut, sedangkan layanan jasa pengujian laboratorium disampaikan oleh Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Litbang.

 

 

Beragam teknologi pengolahan dan pemanfaatan kerikil bara disediakan terhadap para kawan, di antaranya Pembakar Siklon (Cyclone Burner), gasifier mini (Gasmin), gasifikasi watu bara, upgrading batubara peringkat rendah, pirolisi batu bara, pembuatan arang, karbon aktif, karbon raiser serta kokas pengecoran, pemanfaatan fine coal menjadi briket dan coal tar pitch.

 

 

Lebih lanjut Hermansyah mengungkapkan, tekMIRA didorong untuk melakukan hilirisasi batubara dan sedang mempromosikan underground coal gasification (UCG) untuk segera diimplementasikan. Selain itu, Puslitbang tekMIRA juga berorientasi pada peningkatan layanan dalam menerapkan hasil penemuan teknologi mineral dan batubara.

 

 

Hermansyah menjelaskan, sehabis ditetapkan selaku satuan kerja Badan Layanan Umum (BLU), Puslitbang tekMira bertransformasi menjadi institusi yang lebih mandiri dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan industri lewat komersialisasi produk hasil litbang dan jasa konsultasi, dan jasa laboratorium.

 

 

Melalui transformasi tersebut, Puslitbang tekMira yakin mampu meningkatkan kompetensi dan profesionalitas selaku lembaga riset sekaligus instansi yang menunjukkan layanan kepada masyarakat dan industri di bidang mineral dan batubara.

 

 

“Orientasi kami saat ini yaitu kenaikan layanan dalam menerapkan hasil inovasi teknologi mineral dan batu bara, untuk meningkatan ketahanan energi dan nilai tambah mineral, yang dapat dimanfaatkan eksklusif masyarakat dan badan usaha”, kata Hermansyah.