Jakarta, TAMBANG, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (BPSDM ESDM) menandatangani Project Arrangement (PA) dengan The State Secretariat for Economic Affairs of the Swiss Confederation diwakili Kurt Kunz. Kurt sendiri ialah Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN. PA ini ditandatangani pada Rabu (2/12) dengan lingkup pengembangan Energi Terbarukan.
Kepala BPSDM ESDM Prahoro Nurtjahyo menjelaskan dengan adanya kerjasama ini, diharapkan mampu mengembangkan kapasitas dan produktifitas Sumber Daya Manusia pengurus subsektor Energi Baru Terbarukan di kedua negara.
“Dokumen ini menjadi permulaan dari para pemangku kepentingan di Indonesia dalam rangka terus mempromosikan keberlanjutan dan produktivitas dalam capacity building. Ke depannya tak hanya sektor energi, namun kolaborasi ini juga akan melibatkan sektor-sektor lainnya,” lanjut Prahoro.
Lingkup Kerjasama mencakup pengembangan training formal dan non formal subsektor Energi Baru Terbarukan, kegiatan yang lain dalam ruang lingkup pertukaran pengetahuan dan kenaikan kapasitas.
Selain BPSDM ESDM, program koordinasi ini akan juga melibatkan Bappenas/Kementerian PPN, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Nasional Sertifikasi Profesi serta Politeknik yang bergerak di subsektor Energi Baru Terbarukan yang berada di Indonesia dan Swiss.
Kerja sama Indonesia-Swiss ini dilatarbelakangi harapan kedua negara untuk memajukan donasi dalam transisi energi di dunia, dimana Indonesia memutuskan kebijakan energi nasionalnya untuk meningkatkan pangsa energi terbarukan menjadi 23% pada tahun 2025, dan 31% pada tahun 2050.
Sementara itu, pemerintah Swiss telah memasang target untuk meminimalkan penggunaan bahan bakar fosil sebesar 20% pada tahun 2020. Sebagian besar energi yang dihasilkan di Swiss itu terbarukan, yang berasal dari tenaga air dan biomassa. Namun, keduanya hanya menyumbang sekitar 15% dari total konsumsi energi keseluruhan alasannya 85% energi yang dipakai itu berasal dari sumber energi impor, Sebagian besar dari materi bakar fosil dan tenaga nuklir.
PA ini ialah turunan serta tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) yang sudah di tandatangani oleh Menteri ESDM Arifin Tasrif dan The State Secretariat for Economic Affairs of the Swiss Confederation pada 9 Oktober 2020 kemudian.