Jakrta,TAMBANG Tim Kementerian ESDM akan melakukan aktivitas eksplorasi geothermal di WKP Cisolok-Cisukarame, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Terkait hal itu telah dijalankan rapat yang didatangi perwakilan dari Badan Litbang ESDM, Badan Geologi dan Direktorat Jenderal EBTKE dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.
Kepala Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi, Iman Sinulingga menjelaskan acara ini sebagai tindak lanjut upaya government drilling untuk mengurangi risiko eksplorasi panas bumi. “Risiko pengembangan geothermal di hulu yang selama ini ditanggung investor, sekarang menjadi tanggung jawab pemerintah,” jelas Iman.
Tim Kementerian ESDM akan bersinergi dalam menyiapkan infrastruktur dan perizinan pengeboran eksplorasi WKP Cisolok Cisukarame yang rencananya akan dimulai pertengahan tahun 2021. Kegiatan ini diperlukan menawarkan imbas ganda bagi pemerintah kawasan, masyarakat serta stakeholder terkait.
Sementara Bupati Sukabumi, Marwan Hamami menyambut baik rencana tim Kementerian ESDM melanjutkan pengembangan geothermal. Sehingga Sukabumi memiliki aksesori pasokan sumber energi di periode depan.
Marwan menekankan Pemerintah Daerah Sukabumi siap mendukung untuk segala perijinan yang diharapkan untuk mempercepat acara ini. Desa Sukarame dikelilingi oleh masyarakat adab yang bersedia diajak kerja sama dengan baik.
“Percepatan pengembangan geothermal mampu ikut mengembangkan wilayah pesisir selatan Kabupaten Sukabumi,” ungkap Marwan.
WKP Cisolok Cisukarame mencakup kawasan 15.580 hektar. Secara administratif berada di Desa Cisolok, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Tata guna lahan yang meningkat yaitu hutan Lindung, perkebunan (PTPN VIII), hutan produksi terbatas dan area penggunaan lain.