Tesla Kembangkan Pembangkit Listrik Virtual Di Texas, Apa Itu?

Tesla melaksanakan uji coba pembangkit listrik virtual pada sejumlah rumah di Texas. Hasilnya, memperlihatkan bahwa baterai penyimpanan listrik di perumahan tersebut mampu dengan cepat diserap untuk mengurangi tekanan pada jaringan listrik negara bagian.

Perusahaan besutan Elon Musk itu, tengah menjajal sebuah proyek integrasi 64 rumah di Texas yang dilengkapi dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap beserta baterai dan Powerwall Tesla. Selama proses uji coba, proyek tersebut dapat memanfaatkan kapasitas baterai cadangan dan menawarkan layanan jaringan dalam hitungan detik.

Saat ini, Tesla menginginkan adanya perubahan hukum dari operator jaringan utama di Texas biar bersedia menggandeng pemilik baterai rumahan bermain di pasar listrik, dan memberikan kompensasi.

“Jika regulasi ini diterapkan, Tesla menjamin hanya butuh waktu satu tahun untuk dapat mengoperasikan pembangkit listrik virtual,” kata US Energy Markets Counsel & Policy Lead for Tesla, Arushi Sharma Frank dalam lokakarya yang diselenggarakan Ercot, dikutip Jumat (3/6).

Apa itu Pembangkit Listrik Virtual?

Salah satu kekurangan PLTS yang mengandalkan energi matahari yakni soal intermiten, di mana matahari tidak selalu bersinar dan tidak dapat dikontrol sesuai keperluan. Selain itu, jaringan atau grid listrik konvensional juga tidak dirancang untuk mendapatkan dan mengelola PLTS Atap dalam skala besar.

Kaprikornus, untuk mempertahankan keseimbangan jaringan dan memutuskan daya tersedia kapan pun ketika diharapkan, operator perlu mencari cara untuk menyimpan dan merilis energi sesuai undangan.

Di sini peran pembangkit listrik virtual masuk.

Pembangkit listrik virtual yaitu jaringan sumber daya energi terdistribusi yang saling terhubung (DER) seperti PLTS atap dan penyimpanan baterai rumahan yang mampu dikontrol dan dikendalikan secara terpusat.

Dengan kata lain, pembangkit listrik virtual mampu digunakan untuk menyediakan layanan yang sama mirip pembangkit listrik konvensional, tetapi tanpa memerlukan aset pembangkitan dan penyimpanan yang besar dan terlokalisir. Inovasi ini dilaksanakan untuk menerima nilai tambah dari metode PLTS Atap dan unit penyimpanan baterai yang ada, mempergunakan kekuatan kolektif dari aset energi di rumah-rumah.

Banyak sekali faedah pembangkit listrik virtual bagi konsumen pemilik rumah, operator jaringan, lingkungan dan masyarakat luas.

Untuk operator jaringan, pembangkit listrik virtual menawarkan solusi distribusi yang fleksibel untuk mengelola undangan di jaringan listrik. Dengan menggabungkan ribuan baterai penyimpanan di rumah. Pembangkit listrik virtual memungkinkan energi terbarukan disuntikkan ke jaringan dengan kecepatan kilat untuk menangani frekuensi dan tegangan yang tidak sepadan, gangguan, dan mempertahankan jaringan tetap stabil. Ini bisa sungguh berguna jika terjadi perubahan cuaca yang ekstrem.

Selain itu, pembangkit listrik virtual dapat membantu konsumen menyingkir dari fluktuasi harga listrik, terutama saat terjadi kondisi harga listrik tinggi.

Pada alhasil, pembangkit listrik virtual memungkinkan penggunaan energi terbarukan yang lebih jago dan lebih hemat biaya. Berapa banyak yang mampu diminimalkan akan bergantung pada seberapa sering energi listrik dibagikan dari baterai ke jaringan pembangkit listrik virtual.