Usai Kisruh Di Wamena, Pln Kirim Tim Pulihkan Fasilitas Listrik

Jakarta, TAMBANG –  PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIWP2B), mengantarTim Pemulihan Kelistrikan usai kerusuhan massa yang terjadi di Wamena.

 

General Manager PLN UIWP2B, Ari Dartomo mengungkapkan agresi tersebut menjadikan kerusakan pada beberapa aset PLN. Ari menyebutkan sebanyak 45 personel yang berisikan pegawai PLN dan kawan kerja diterjunkan untuk menolong pemulihan tata cara kelistrikan di lokasi tersebut.

 

Tim juga membawa beberapa peralatan yang diperlukan untuk pemulihan dan sarana komunikasi.

 

“Sampai menanti keadaan kondusif, kami konsentrasi untuk mengoperasikan pembangkit terlebih dulu. Ada jaringan yang putus dan gardu yang terganggu, sehingga beberapa lokasi tidak dapat penerangan,” ujar Ari dalam keterangan resmi, Rabu (25/9).

 

Ari mengungkapkan, saat ini daya yang bisa disalurkan dari Pembangkit Listrik Mikro Hidro (PLMH) Walesi, PLTMH Sinagma dan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Sinagma sebesar 1,5 megawatt, meningkat dibanding Senin (23/9) lalu. Tambahan daya dialirkan ke Bandar Udara Wamena, Polres Jayawijaya, Kodim 1702 Jayawijaya dan RSUD Wamena, yang digunakan oleh warga selaku posko sementara.

 

“Untuk kerusakan atau aset apa saja yang terdampak, kami akan melakukan inventarisasi sepanjang jaringan terlebih dahulu apabila sudah ada isyarat dari pihak keselamatan,” tambah Ari.

 

Menurut Ari terdapat beberapa penyulang yang masih belum bisa dinyalakan sebab jaringan masih mengalami kerusakan. PLN masih terus berjaga dan mengupayakan pelayanan kelistrikan dengan mengoptimalkan penyulang yang masih beroperasi.

 

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk memulihkan pasokan listrik secepatnya, namun tetap mengutamakan keamanan dan keselamatan petugas,” pungkasnya.